Tokopedia Dorong Kontribusi UMKM Perempuan terhadap Ekonomi Digital

Tokopedia Dorong Kontribusi UMKM Perempuan terhadap Ekonomi Digital

Jakarta, Selular.ID – Pandemi COVID-19 berdampak signifikan pada semua sektor termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah masyarakat yang terlibat di sektor UMKM meningkat pesat sehingga mampu menyerap sekitar 97% tenaga kerja. UMKM juga berperan penting dalam pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) karena kontribusinya mencapai 61,07%.

Di sisi lain, survei Organisasi Buruh Internasional (ILO) menyatakan bahwa sekitar 70% UMKM terpaksa menghentikan kegiatan produksi sejak pandemi terjadi. Hal tersebut mendorong Tokopedia, Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) dan Asosiasi Pengusaha Kecil Wanita (ASPPUK) berkolaborasi untuk memberdayakan ribuan aktivis UMKM, khususnya perempuan dan penyandang disabilitas, melalui Pengusaha Wanita Tangguh dan Kreatif. Program.

VP Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak mengungkapkan, “Kunci menghadapi pandemi adalah berkolaborasi dan berinovasi, maka Tokopedia bekerja sama dengan CCFI dan ASPPUK, berusaha mendorong sebanyak mungkin pegiat bisnis lokal, khususnya UMKM, untuk mempercepat adopsi platform digital untuk mempertahankan bisnis di tengah. adaptasi terhadap kebiasaan baru. "

Saat ini terdapat hampir 9 juta penjual di Tokopedia, dimana hampir 100% UMKM bahkan 94% berskala ultra mikro. “UMKM memiliki peran yang signifikan dalam pemulihan ekonomi yang saat ini terkena pandemi, sehingga kita harus dukung perkembangan mereka bersama. Di sisi lain, Tokopedia juga berharap dapat mendorong lebih banyak lagi masyarakat bangsa yang berbangga diri,” jelas Nuraini.

Dalam praktiknya, sebanyak 2.140 UMKM di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta menerima materi edukasi bisnis online yang didistribusikan secara online. 750 perempuan UMKM dan 75 UMKM penyandang disabilitas dengan ide-ide bisnis terbaik kemudian berkesempatan mendapatkan pendampingan yang lebih intensif; didampingi oleh tim ASPPUK secara offline, dalam kelompok kecil dan sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

Director of Public Affairs, Communications and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo, mengatakan, “Pemberdayaan masyarakat melalui UMKM sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia yang berkelanjutan. Kolaborasi yang digagas CCFI dengan Tokopedia dan ASPPUK diharapkan dapat memberikan akses pendampingan usaha agar para pegiat usaha mikro, khususnya perempuan dan penyandang disabilitas, dapat lebih tangguh dan kreatif dalam menjalankan usahanya melalui e-commerce. ”

Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya 5by20 Global Program The Coca-Cola Company yang menargetkan pemberdayaan ekonomi melalui peningkatan kapasitas 5 juta wirausaha wanita pada tahun 2020. 5by20 berfokus pada membantu wirausaha wanita di seluruh rantai nilai Coca-Cola – produsen, pemasok, distributor, pengecer pertanian, pendaur ulang, dan pengrajin – mengatasi tantangan sambil membangun dan mengembangkan bisnis mereka.

Dengan menyediakan akses ke keterampilan bisnis, layanan keuangan, aset, dan jaringan pendukung kolega dan mentor, 5by20 membantu wanita sukses sebagai wirausahawan, sambil membantu menciptakan komunitas yang berkelanjutan.

“Kami berharap program pemberdayaan UMKM perempuan dapat menggali potensi dan memberikan peluang bagi UMKM di Indonesia untuk terus mampu berkontribusi bagi perekonomian nasional di tengah situasi yang penuh tantangan saat ini,” ujar Triyono.

Deputy Director ASPPUK Mohammad Firdaus menjelaskan, “Kami yakin setiap individu, baik perempuan maupun penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk memulai dan mengembangkan bisnis. ASPPUK sangat mengapresiasi kerjasama dengan Tokopedia dan CCFI. Program pemberdayaan ini dapat memuluskan cara bagi aktivis UMKM untuk bertahan di tengah situasi pandemi. "

Salah satu pegiat bisnis yang mengikuti program ini adalah pemilik usaha Sabun Langis, Yomi Windi Asni. Wanita asal Bantul, DI Yogyakarta ini mengembangkan usaha mengolah minyak goreng bekas menjadi sabun cuci yang ramah lingkungan.

“Melalui pendampingan intensif, bisnis saya bisa mendapatkan jaringan pemasaran baru dari platform digital Tokopedia. Kami dibantu langsung mulai dari pembukaan toko online, upload produk, maksimalisasi promosi hingga penyelesaian order. Semua penjelasannya sangat mudah dipahami dan bisa diterapkan segera, ”kata Yomi.

Pada kesempatan yang sama, pemilik usaha kerajinan Wayang Sodo, Rofitasari Rahayu juga mendapatkan manfaat dari program Wirausaha Wanita Tangguh dan Kreatif. “Program ini sangat membantu para pegiat UMKM khususnya penyandang disabilitas untuk meningkatkan kualitas produk dan pemasarannya. Selain itu, melalui Tokopedia, produk kerajinan saya bisa menjangkau masyarakat luas,” ujar Rofitasari.

Sementara itu, pemilik bisnis Aulya Lurik, Suyatmi, mengatakan, “Melalui program CCFI, Tokopedia dan ASPPUK ini, saya mendapat pendampingan dan wawasan baru untuk berani memulai bisnis online. Harapannya dapat semakin meningkatkan penjualan, sehingga bisa menjadi produk unggulan dan kebanggaan Desa Karangasem-Klaten sekaligus membantu melestarikan tenun lurik Indonesia. "

“Melalui bantuan ini, usaha saya yang semula tidak bisa menghasilkan omzet akibat pandemi, kini perlahan mulai stabil bahkan meningkat 10%,” lanjut Suyatmi.

The & # 39; Pengusaha Wanita Tangguh dan Kreatif & # 39; Program Pemberdayaan UMKM sudah berjalan sejak Desember 2019, dalam tahap awal pengkajian dan pengorganisasian perempuan pengusaha mikro.

Pada Februari 2020, tahap kedua dimulai dengan pelatihan untuk mentor, setelah itu mereka memasuki pelatihan untuk 2.140 perempuan dan penyandang disabilitas. Setelah pelatihan dilaksanakan, akan diseleksi 750 perempuan pengusaha mikro dan 75 pengusaha penyandang disabilitas untuk didampingi hingga akhir tahun. "

“Mari kita dukung para pengusaha wanita tangguh dan kreatif ini dengan membeli produknya sebagai bukti bahwa kita Bangga Menjadi Made in Indonesia,” tutup Triyono.

Postingan Tokopedia Dorong Kontribusi UMKM Wanita ke Ekonomi Digital muncul pertama kali di Selular.ID.